Saturday, April 24, 2010

Bercermin Pada Belanda: Tidak Pasrah Pada Keadaan

Orang tuaku yang pertama kali memperkenalkanku pada Belanda saat aku masih kecil kira-kira ketika aku masih berumur 3 tahun.
Kata mereka Belanda itu jauh sekali di Eropa sana. Eropa itu apa aku pun tak tahu persisnya. Katanya lagi kalau kesana harus naik pesawat berjam-jam. Kalau di Berastagi masih siang, di Belanda sudah malam. Dan Belanda itu memiliki kincir angin dimana-mana, bunga Tulip tumbuh disana, dan banyak keju dan coklat yang enak. Aku bertanya mengapa disana banyak kincir angin. Kata Mama supaya airnya kering karena banyak rawa-rawa di Belanda. Aku bingung namun tidak mau ambil pusing.


diambil dari : http://maramattiaart.blogspot.com/2009/01/watercolor-illustration-of-holland.html

Dalam hatiku timbul perasaan entah apa namanya. Kecewa, penasaran, dan semakin bingung. Aku kecewa menerima kenyataan bahwa bangsa ku pernah dijajah oleh Belanda Aku jadinya sangat penasaran bagaimana itu Belanda, negerinya dan orang-orangnya. Di satu sisi aku pun bingung. Orang tuaku memiliki beberapa teman berkebangsaan Belanda dan mereka baik-baik. Mereka suka membawa oleh-oleh dari Belanda seperti coklat. Aku suka coklat. Orang Belanda bukan orang jahat. Orang tuaku orang yang baik-baik. Mereka pasti berteman dengan orang baik.


Misteri tentang Belanda pun lama-lama terkuak juga ketika aku hampir menamatkan pendidikan sekolah dasarku.

Dimata Belanda, Indonesia itu kaya. Kaya akan rempah-rempah dan kekayaan alam lainnya. Negeri ini juga luas dan subur sekali. Dari Mama, aku tahu kalau di Belanda itu terdiri dari 4 musim: musim panas, gugur, dingin, dan semi. Kata Mama juga kalau musim dingin itu sangat dingin. Lebih dingin daripada suasana hujan di malam hari di Berastagi. Banyak orang mati karena dinginnya udara musim dingin, oleh sebab itu mengkonsumsi rempah-rempah dapat membuat tubuh menjadi hangat. Oleh sebab itu Belanda menjajah Indonesia. Ini adalah penjelasan paling sederhana yang kuterima tentang alasan mengapa Belanda menjajah Indonesia. Dan aku mengerti.

Walau Belanda pernah menjajah Indonesia, sekarang hubungan diplomatik Indonesia-Belanda dapat dikatakan cukup baik. Banyak bantuan dari negeri Belanda disalurkan untuk kemajuan Indonesia. Mulai dari bantuan bagi infrastruktur sampai pendidikan bagi rakyat Indonesia.

Akhirnya mata hatiku terbuka.
Keadaan alam Belanda menjadikan rakyatnya gigih dan mau belajar. Negaranya yang kecil, tidak ada apa-apanya bila dibandingkan luas Indonesia, ternyata hampir 1/4 wilayahnya tergenang air.
Kondisi alam yang tidak bersahabat (apalagi saat musim dingin) jugalah yang menjadikan Bangsa ini ulet.

Ternyata, keuletan dan kegigihan mereka membuahkan hasil.
Bangsa Belanda dengan berani menjelajah samudra dan menyandarkan kapal mereka di berbagai belahan dunia. Bangsa ini juga akhirnya mampu memberdayakan wilayahnya yang notabene merupakan rawa-rawa sehingga menjadi produktif.

Ilmuwan besar lahir di negeri ini. Siapa sangka penemuannya akan mikroskop telah menolong jutaan umat manusia sampai saat ini dalam bidang kesehatan maupun mikrobiologi. Ya, beliau adalah Anthony van Leeuwenhoek.

gambar diambil dari: http://chemistry.about.com/od/augustinscience/tp/august26history.htm

Bukan hanya sampai disitu. Belanda, sebagaimana negara Eropa lainnya, juga memiliki keunggulan dalam bidang seni. Sebut saja Rembrandt van Ryn, Vincent van Gogh, Jan Vermeer, atau Piet Mondrian? mereka adalah tokoh-tokoh penting dalam perkembangan dunia seni khususnya seni lukis. Sejak tahun 1600-an seniman Belanda telah mempengaruhi perkembangan seni lukis dengan gaya mereka yang unik dan berani.

Ah Belanda..
Ternyata kau kecil-kecil cabe rawit juga ya.


Gambar diambil dari: http://heatusa.com/blog/heating-oil/obama-admin-ready-put-limits-oil-speculation/

Belanda bukan sekedar keju dan coklat. Apalagi kincir angin atau bunga tulip. Belanda yang kecil ternyata memiliki bangsa yang besar.

Philips, sebuah perusahaan elektronik raksasa asal Belanda ternyata pelopor pembuatan CD di dunia. Ya, CD yang biasa digunakan untuk memutar lagu, menyimpan dokumen baik dalam bentuk audio, video, atau gambar.
Sebuah kontribusi besar bagi peradaban manusia khususnya dalam bidang dokumentasi.

gambar diambil dari:http://www.firstpig.com/search.php?searchFor=pc


Bagaimana dengan pendidikan di Belanda?
Sudah pasti dengan kemajuannya sampai sekarang ini Belanda memiliki sistem pendidikan yang sangat bagus.
Menurut sebuah situs yang memuat tentang peringkat-peringkat universitas di dunia, Belanda memiliki 4 universitas yang terdaftar dalam 100 universitas teratas di dunia, yakni University of Amsterdam, Leiden University, Utrecth University dan Delft University. Dan ternyata apabila mahasiswa asing yang ingin kuliah di Belanda, mereka tidak perlu menguasai bahasa Belanda. Perkuliahaan di Belanda cukup banyak yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya.

Bayangkan, negara sekecil Belanda dapat menyumbangkan kontribusi yang besar bagi dunia. Jujur, aku kagum pada Belanda.

Mari bercermin pada bangsa kita.
Sudah lebih dari 60 tahun kita merdeka, namun perubahan apa yang telah kita lakukan demi kemajuan bangsa kita? demi terangkatnya martabat bangsa kita dimata bangsa lain?
Apakah perjuangan pahlawan kita yang bermandi darah dalam memperebutkan kemerdekaan bangsa Indonesia akan sia-sia?
Jangan kawan.. jangan sampai.

Indonesia..
Adalah sebuah anugerah memiliki negeri yang luas nan kaya akan alamnya. Sebagai negara yang dilewati oleh garis khatulistiwa, Indonesia dikaruniai dengan alam tropis dimana matahari bersinar sepanjang tahun. Cuaca yang ekstrim tidak akan kau temui di Indonesia.

Tanah yang subur terbentang dari Sabang sampai Merauke. Semestinya kelaparan adalah hal yang mustahil terjadi di negeri kita.

Belum lagi masalah kemanusiaan lainnya yang muncul di negeri ini seperti penumpasan buta huruf, kesehatan, pendidikan, sampai pembangunan yang tidak merata.

Sebenarnya kita bisa memberikan kontribusi bagi dunia dengan kekayaan alam kita. Tinggal bagaimana kita mengolahnya saja..

Satu hal yang perlu kita pelajari dari Bangsa Belanda adalah kegigihan, keuletan, dan disiplin mereka yang tinggi.
Sayang sekali negara kita yang begitu kaya tidak dapat kita berdayakan demi peradaban yang lebih baik.

Ini bukanlah tugas pemerintah semata, tetapi sebagian besar adalah tanggung-jawab generasi muda sebagai penerus bangsa.

Tidak pasrah pada keadaan adalah sebuah mentalitas yang perlu kita pelajari dari Bangsa Belanda dalam upaya membangun negeri kita, Indonesia tercinta.


diambil dari:http://4.bp.blogspot.com/_9-leT9722Ig/SxAfnu6vn9I/AAAAAAAAAXA/S8CC7nI5llU/s1600/_Agus_Sarwono_6146_resize.JPG






http://www.eupedia.com/netherlands/famous_people.shtml
http://www.discoverthenetherlands.org/fun_facts
http://www.historyofholland.com/rembrandt-van-ryn-(1606-1669).html
http://www.eupedia.com/forum/showthread.php?t=16865
http://www.teara.govt.nz/en/dutch/4
http://www.topuniversities.com/university-rankings/world-university-rankings/2009/results
http://heprasyana.files.wordpress.com/2009/01/smh-4-1995-netherland-windmill.jpg

27 comments:

  1. Tulisan yang baik untuk membangkitkan kembali memotivasi kita.. Sayang sekali negara yang kaya malah terlena dengan segala kelebihannya dan jadi malas, akibatnya jauh tertinggal dari negara yang tidak seberuntung dia dalam hal sumber daya alam. Masa depan negara ini terletak di tangan generasi muda, ayo semangat membangun negeri dengan menjadi yang terbaik di bidang masing-masing = )

    ReplyDelete
  2. Sekali lagi tulisan yang membuktikan bahwa kesuksesan suatu negara terutama bukan dari besar/kecilnya negara atau kaya/miskinnya negara, namun lebih kepada niat, kegigihan, dan kultur dari manusia yang menempatinya.
    Good notes, thay! Keep writing yap! :)

    ReplyDelete
  3. WOWww, ur writing opens my eyes about many potentials our country has. i believe that those potentials had not been developed yet and it is our obligation as a youth-future leader to make it happen. so, stop blaming the government and do something for its future!
    keep up the good work, Thalia!

    ReplyDelete
  4. 1. Memang benar Belanda adalah negara yang bagus. Tapi adalah sebuah kesalahan karena Indonesia dijajah oleh Belanda. Coba Indonesia dijajah oleh Inggris, pasti akan 10 kali lebih maju daripada sekarang. Tapi ya lebih baik enggak dijajah si. Hehehe.
    2. Memang benar hubungan Indonesia dengan Belanda saat ini sudah baik. Terbukti dengan sudah adanya Tax Treaty / Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda antara Indonesia dengan Belanda.
    Salam sukses!

    ReplyDelete
  5. mungkin kegigihan bangsa belanda terletak pada keterbatasan resources yang mereka punya.
    sedangkan kita yang sudah berlimpah merasa aman karena berkecukupan.

    orang yang hidup enak biasanya tidak mempunyai mental sekuat orang yang setiap harinya di landa kesulitan. dan itu fakta

    maju terus indonesia ku.. belajar dari kesalahan, manfaatkan kesempatan!

    anyway good luck ya for the competition. this is a nice "eye opener" post :D

    ReplyDelete
  6. MantaP lia tulisan nya !!
    klo msh kurang layout na nanti ku ganti ..

    ReplyDelete
  7. eh salah malah coment pake id kam :P

    ReplyDelete
  8. Hai, Lia! Nice post! Jadi ingat tagline-nya Pertamina, "Kerja keras adalah energi kita." Wow, kalo nanti energinya Bangsa Indonesia aja udah "Kerja keras", gimana orang-orangnya? hehe. Semangat Lia...

    -Ginting Gg. Damai-

    ReplyDelete
  9. Indonesia negara yang kaya, biarkan pemimpin2 kita yang sekarang bertindak kurang menghargai terhadap bangsa kita yang tercinta ini.. tetapi kita sebagai generasi penerus janganlah melakukan kesalahan yang sama, ayo kita maju!!
    HIDUP INDONESIA!

    ReplyDelete
  10. Sebuah negara yang kecil tapi menjadi besar di dunia. Indonesia adalah negara besar tapi belum bisa menjadi sebuah bangsa yang besar.

    Dengan tulisan ini, kita jadi sadar dan mau belajar dari Belanda. Nggak cuma menyalahkan Belanda telah menjajah negara kita. Tq Taya ;)

    ReplyDelete
  11. nice notes..jadi semakin sadar kalau perjuangan kita, rakyat Indonesia masih sangat kurang.

    n jgn cuma berharap apa yang bisa diberikan oleh negara kepada kita tapi apa yang bisa kita berikan untuk negara..:) (copas dari bapak John F.Kennedy)..:D

    ReplyDelete
  12. nice note..jadi semakin sadar kalo ternyata kita masih sangat kurang dalam hal memperjuangkan kemerdekaan Indonesia..

    jadi teringat kata2 pak J.F Kennedy : jangan berharap apa yang bisa diberikan negara kepada kita tetapi apa yang bisa kita berikan kepada negara kita..:)

    ReplyDelete
  13. wow....pemikiran2 luar biasa,bisa menjadi inspirasi bagi yang berjiwa semangat dahsyat...semoga...!

    ReplyDelete
  14. Pemikiran lo kritis y dari hal yang negatif lo bisa menarik bahan pembelajaran da perenungan yang sangat baik seneng g ngeliatny

    Buat tulisan ini yang bisa g comment berapa lama pun Belanda menjajah Indonesia (baik 3,5 abad ato bukan) hal ini sudah benar2 memberikan cacat mental yang cukup fatal buat warga negara Indonesia terbukti sampe ... See Moresekarang warga negara qta masih tetap melakukan hal2 seperti bermalas-malasan dan cenderung ga mau susah... Qta cuman mau hasil akhir yang cepat (instan lebih tepatny) dan tanpa membutuhkan usaha yang besar. Hal ini g simpulkan setelah g tinggal d sukabumu selama sebulan dan perilaku seperti ini lha yang paling banyak g jumpai... Jadi menurut g k'lo misalny qta mo melakukan perubahan hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan memluai perubahan pada diri sendiri dahulu baru setelah it qta dapat menjadi contoh bagi orang lain dan lebih bagus lagi k'lo bisa menginfluence oranh lain... Tapi k'lo ga bisa at least qta menjadi warga negara yang bermental baik sehingga dapat sedikit mengurangi kebobrokan yang sudah mendarah daging ini :) cheers...

    ReplyDelete
  15. Rachel Nande Ginting yang baik,

    Sebagai penjajah (imperalis) belanda dikategorikan ke dalam tipe kolot (konservatif) artinya dia hanya memikirkan keuntungan tanpa pernah melakukan seusatu yang berarti bagi negara (daerah) jajahanya, lainnya Portugis, Spanyol..

    Inggris mewakili kelompok imperalis kedua.... See More

    Indonesia dulu belum ada (ada juga setellah sumpah pemuda yang terkenal), nama yang diberikan Belanda adalah Hindia - Belanda). Hindia Belanda dijajah 350 tahun tapi tidak semua daerah.

    Belanda seperti Spanyol dan Portugis pernah menjadi penguasa dunia sebelum di invansi bangsa alemagne (Jerman).

    Menurut dosen saya, Belanda hilir letaknya dibawah permukaan laut, artinya hanya karena teknologilah (dalam hal ini hidrologi dan hidrolika, salah satu cabang teknik sipil) maka Belanda hilir tidak tergenang. Belanda unggul dalam tknik sipil, Universitas Delf.

    Ada informasi yang mengatakan tingkat athei palinggi di Eropa adalah di Belanda, apa benar?.

    Karo vs Belanda
    Orang Karo harusnya berterimakasih pada belanda karena merekalah yang membawa Kristen aliran Kalvinis ke Taneh Karo.

    Indonesia
    Indonesia bagaikan kue enak dan lezat di depan mata, sayangnya tidak ada yang memasukkanya me kumulut saya dan bagian yang lain dirasakan oleh segelitir orang.

    Berbicara mengenai Indonesia atau Republik tercinto, tak akan pernah habisnya biarpun sering juga malas membicarakanya..

    Salam hangat

    ReplyDelete
  16. Kata abg: "sayang belanda bukan inggris.." kalau saja iya, mungkin indonesia sekarang berbeda.
    Meski ke 2 nya bangsa penjajah tapi inggris terbukti lebih beradab.
    Negara ex jajahan mereka lebih maju, mis. India n australia paling nyata amerika dan punya persemakmuran lagi.
    "saudara" kita?? Suriname! (pernah dengar??).
    Inggris tampaknya lebih bermoral dan tau akan perbuatan masa lalu.... See More
    Yaa..yang adek tulis adalah sebagian dari lebih banyak dan lebih banyak lagi yang harus belanda lakukan dan kembalikan ke bangsa ini.
    Mengenai 3,5 abad..abg pribadi setuju, cornelis De houtman mendarat di maluku, maluku indonesia juga kan? Mungkin kalo maluku seperti timor leste sejarah dapat diubah..
    Yahh..belanda pintar main bola, cukuplah bola aja kita diajari.

    ReplyDelete
  17. Good writing dek, negara kita memang kaya dan kekayaan tsb cukup mampu membuat orang2nya terlena (di zona aman) yang menyebabkan kurang gigih melakukan improvement.

    Berharap indonesia cepat keluar dari zona aman tersebut.

    ReplyDelete
  18. MMMMmmmm... tak ada gading yang tak retak. begitu juga dengan kehidupan. tak ada yang sempurna. namun satu hal, jika tak ada belanda tak akan ada indonesia... yang ada hanya kerajaan - kerajaan nusantara.
    itulah warisan budaya dari belanda. dan selain budaya tersebut, salah satu budaya lainnya adalah budaya marginalisasi sistemik!

    ReplyDelete
  19. Kalo kata temenku yang kuliah di Belanda yah, banyak jg kok mahasiswa Belanda yang ngawur, belajarnya ga jelas, kemampuan matematikanya jelek parah, otak kosong,gaya hidup party2 doang, dll..

    Tapi mungkin yg menarik, mereka memiliki sejumlah orang2 yang peduli ama bangsanya, yang dengan keULETannya bisa bikin negaranya keren.

    Sedangkan di Indonesia, hmmm, mungkin negeri kita ini kekurangan orang2 yang cinta tanah air. Banyak orang pintar malah merusak negerinya. Ga masalah pintar atau bodoh, besar atau kecil, yang pasti negara kita ini butuh orang2 yang cinta tanah air..

    Jadi seperti kata Jessica M di atas, yuk mari maju! jadilah insan2 yang cinta tanah air =)
    HIDUP INDONESIA!

    ReplyDelete
  20. @thaya
    Pemikiran lo kritis y dari hal yang negatif lo bisa menarik bahan pembelajaran da perenungan yang sangat baik seneng g ngeliatny

    Buat tulisan ini yang bisa g comment berapa lama pun Belanda menjajah Indonesia (baik 3,5 abad ato bukan) hal ini sudah benar2 memberikan cacat mental yang cukup fatal buat warga negara Indonesia terbukti sampe sekarang warga negara qta masih tetap melakukan hal2 seperti bermalas-malasan dan cenderung ga mau susah karena qta terbiasa diberikan dan tidak pernah berusaha buat mendapatkan ap yang qta inginkan... Dan yang terutama masih suka membeda-bedakan orang berdasarkan SARA... Qta cuman mau hasil akhir yang cepat (instan lebih tepatny) dan tanpa membutuhkan usaha yang besar. Hal ini g simpulkan setelah g tinggal d sukabumi selama sebulan dan perilaku seperti ini lha yang paling banyak g jumpai... Jadi menurut g k'lo misalny qta mo melakukan perubahan hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah dengan memulai perubahan dari diri sendiri dahulu baru setelah it qta dapat menjadi contoh bagi orang lain dan lebih bagus lagi k'lo bisa menginfluence orang lain... Tapi k'lo ga bisa at least qta menjadi warga negara yang bermental baik sehingga dapat sedikit mengurangi kebobrokan yang sudah mendarah daging ini :) cheers...

    ReplyDelete
  21. Tulisan yang bagus, tapi gw kurang setuju kalau lo mengerti alasan belanda menjajah kita karena alasan rempah2. Pasti dengan gampang, kita bisa bilang begitu thay, tapi sulit bgt untuk orang2 yg hidup dizaman penjajahan belanda dimana mereka disiksa, dianiaya dan dijadikan "babu" di negaranya sendiri. ga akan segampang kita menerima alasan belanda menjajah indonesia. As we know that we do not harm other people eventually to survive in life, right? Tapi yang udah berlalu biarkan berlalu, kita jalanin hari ke depan dengan semangat yg sama seperti saat para pahlawan merebut kemerdekaan RI.. keep writing darl :)

    ReplyDelete
  22. hmmm post yang bagus.. yang jelas untuk menjadi maju Indonesia perlu melakukan perubahan secara revolutioner.. tapi bagaimana?? kita generasi muda? oke masa depan ada di tangan kita. akan tetapi pada saat kita mulai masuk ke dunia pemerintahan atau apapun. kita sudah bersinggungan dengan pihak2 yang kurang baik dan meracuni kita dengan segala tabiat mereka. oleh karena keadaan inilah kita Indonesia hanya berada dilingkaran yang itu2 saja tanpa habis...

    prihatin pada Indonesia namun saya tetap cinta Negara saya..

    ReplyDelete
  23. Yth. Maksudnya normatif aja biar sama merata miskinnya dari mulai Sabang sampai Meroke, kapan Indonesia dijajah kembali? trim ah

    ReplyDelete